Dalam budaya Ono Niha terdapat cita-cita atau tujuan rohani hidup bersama yang termakna dalam salam “Ya’ahowu” (dalam terjemahan bebas bahasa Indonesia “semoga diberkati”). Dari arti Ya’ahowu tersebut terkandung makna: memperhatikan kebahagiaan orang lain dan diharapkan diberkati oleh Yang Lebih Kuasa. Dengan kata lain Ya’ahowu menampilkan sikap-sikap: perhatian, tanggungjawab, rasa hormat, dan pengetahuan. Jika seseorang bersikap demikian, berarti orang tersebut memperhatikan perkembangan dan kebahagiaan orang lain : tidak hanya menonton, tanggap, dan bertanggungjawab akan kebutuhan orang lain (yang diucapkan : Selamat – Ya’ahowu), termasuk yang tidak terungkap, serta menghormatinya sebagai sesama manusia sebagaimana adanya. Jadi makna yang terkandung dalam “Ya’ahowu” tidak lain adalah persaudaraan (dalam damai) yang sungguh dibutuhkan sebagai wahana kebersamaan dalam pembangunan untuk pengembangan hidup bersama.
TRANSLATE
In a culture there Ono Niha ideals or spiritual purpose in life with which termakna greetings "Ya'ahowu" (in free translation Indonesian "blessed hope"). From these meanings contained Ya'ahowu meaning: pay attention to other people's happiness and is expected to be blessed by A More Powerful. In other words Ya'ahowu displaying attitudes: caring, responsibility, respect, and knowledge. If someone being so, it means the person is considering the development and happiness of others: not only watching, responsive, and responsible to the needs of other people (who pronounced: Congratulations - Ya'ahowu), including those that are not revealed, and honor as a fellow human being as such . So the meaning contained in the "Ya'ahowu" none other than the brotherhood (in peace) are really needed as a vehicle for the development of togetherness in the development of living together.

0 komentar:
Posting Komentar