Pohon beringin yang besar dapat memberikan tempat yang teduh dan sejuk bagi orang-orang dibawahnya yang sedang istirahat. Apakah Anda pernah tahu pohon beringin yang menjadi obyek wisata yang paling sering dikunjungi banyak orang? Di Alun-alun kidul Yogyakarta yang masih satu kompleks dengan wilayah Kraton Ngayogyakarto, tiap akhir pekan selalu ramai dikunjungi para wisatawan lokal maupun domestik.
Alun-alun kidul Yogyakarta selain terdapat obyek wisata seperti dua ekor gajah milik Kraton Ngayogyakarto, juga terdapat 2 buah pohon beringin besar yang umurnya sekitar ratusan tahun yang terletak di tengah-tengah alun-alun. Dua pohon beringin ini oleh kebanyakan orang sering disebut beringin kembar. Tempat ini berjarak 1 km dari Malioboro yang dapat ditempuh sekitar 20 menit.
Yang menjadi daya tarik wisatawan pada beringin kembar ini adalah masangin (masuk di antara dua beringin). Konon katanya apabila seseorang dapat dengan mudah masuk daerah antara pohon beringin kembar, salah satu keinginannya bakal terwujud. Hmm…kelihatannya mudah bukan? Eits…tunggu dulu, jarang-jarang sekali ada orang bisa melewati tantangan ini, yang ada malah berjalan beda arah dengan beringin kembar ini. Waktu yang paling ramai dikunjungi oleh para pengunjung adalah sore hari hingga malam hari. Tata cara melakukan masangin , yaitu :
1. berdiri lurus ke depan sekitar 25 meter dari beringin kembar tepatnya dekat dengan gedung Sasana Hinggil arah utara dari pohon beringin kembar.
2. mata dalam keadaan tertutup, ditutup dengan kain slayer, sapu tangan atau apa aja yang penting dapat menutup penglihatan.
3. badan harus diputar lebih dahulu 360 derajat berkali-kali.
4. setelah serasa cukup diputar-putar, arahkan posisi badan lurus ke depan dengan jalan tengah beringin kembar.
5. kemudian silahkan berjalan menurut feeling/perasaan tanpa bantuan orang lain.
Jika Anda sedang beruntung dapat melalui dengan baik dan dapat berada di tengah-tengah beringin kembar, Insya Allah keinginan Anda terkabul. Jika Anda sedang tidak beruntung, mungkin akan jadi bahan tertawaan teman Anda karena bisa-bisa salah arah, menabrak orang, menabrak pedagang kaki lima dan sebagainya. Apakah Anda tertarik?
TRANSLATE
A large BANYAN tree can provide shade and cool for people who were resting underneath. Did you ever know a banyan tree that became tourist attraction most visited many people? In the square south of Yogyakarta which is still a complex with the Kraton area Ngayogyakarto, every weekend is always crowded visited local and domestic tourists.
The plaza south of Yogyakarta in addition there are attractions such as two elephants belonging Ngayogyakarto Palace, there are also two large banyan tree about a hundred years old and located in the middle of the square. Two banyan tree is by most people is often called a banyan twins. This place is located 1 km from the Malioboro which is within about 20 minutes.
The tourist attraction is the twin banyan Masangin (entrance between two banyan). It was said that if a person can easily enter the region between the twin banyan tree, one wish would come true. Hmm ... seems easy right? Eits ... wait a minute, rarely, if ever, people can get through this challenge, that there is even running different directions with this twin banyan. The most crowded time to visit by the visitor in the afternoon till night. the way of doing MASANGIN, is :
@ Standing straight ahead about 25 feet from the twin banyan rather close to the building north of the Sasana Hinggil twin banyan tree.
Eye is closed, covered with a cloth headkerchief, handkerchiefs or anything important it can close vision.
@ Agencies should be rotated 360 degrees ahead of times.
Seemed enough after playing in circles, point straight ahead position of the body with twin banyan middle road.
@ And Then just walk by feeling or feeling without the aid of others.
If you're lucky to be through with both and can be in the midst of a BANYAN twins, God willing, your wishes come true. If you're not lucky, it might be a laughingstock because your friend might wrong direction, bumping into people, knocking over street vendors and so forth. Are you interested?

0 komentar:
Posting Komentar