Rendang Padang buatan Malaysia merambah masyarakat Asia karena rasanya lezat,gurih dan mampu membangkitkan selera makan yang tinggi, padahal rendang yangselalu awet meskipun disimpan dalam waktu lama itu merupakan produk makanan khasmasyarakat Ranah Minang .Seorang tokoh masyarakat Minang Irawadi Uska kepada Antara di Padang, Selasa,menjelaskan, prospek pasar rendang yang menggiurkan itu, mendorong industrimakanan Malaysia berlomba-lomba memproduksi rendang untuk tujuan eksporsekaligus menjadi komoditas ekspor yang sangat menguntungkan.Menyikapi perkembangan ini, menurut Irawadi Uska, pemerintahan Malaysiamenyikapi secara cepat dengan mematenkan rendang menjadi produk resmi negaraMalaysia. Di kalangan masyarakat Asia makanan khas masyarakat Minang itu lebih dikenal dengan Rendang Padang Made in Malaysia."Karena hak paten Rendang Padang berada di tangan Malaysia, jadilah produkkhas masyarakat Minang itu sebagai produk resmi negara jiran Malaysia yangdilindungi undang undang, sehingga Malaysia berpeluang memonopoli perdagangan rendang di Asia," ujarnya.Dengan demikian, Irawadi mengingatkan industri makanan di Indonesia termasukdari Sumbar yang merupakan asal mula produk makanan rendang tersebut tidak bisaleluasa memperdagangkan Rendang Padang ke pasar mancanegara karena hak patennyaberada di tangan Malaysia."Bila ada industri makanan rendang dalam negeri yang memaksakan menggunakannama Rendang Padang untuk produk yang akan dipasarkan ke mancanegara, bisadituntut pihak Malaysia ke pengadilan sesuai kaidah-kaidah hukum perdaganganinternasional yangberlaku," ujarnya.Dengan demikian, para eksportir produk makanan Sumbar baru bisa memperdagangkanrendang ke mancanegara bila diberi nama Rendang Minang atau nama-nama lainselain Rendang Padang yang telah dipatenkan Malaysia.Selanjutnya ia memrediksikan produk rendang tidak hanya makin dikenal dinegara-negara Asia, tetapi potensial juga menjadi menu makanan internasionalyang diterima masyarakat Eropa, Amerika Serikat dan Australia."Makanan khas masyarakat Minangkabau ini benar-benar memenuhi selera masyarakatinternasional, buktinya secara kecil-kecilan untuk ukuran 20 sampai 50 kg, produk rendang ini sudah dikirim ke berbagai negara termauk AS dan Australia."Menurut dia, pengiriman rendang ke AS atau Australia memang tidak dalam rangkadagang (ekspor), tetapi hanya sekedar memenuhi pesanan masyarakat Indonesia yangada di AS dan Australia yang ujung-ujungnya diperjualbelikan kepada komunitasorang bule."Sebagai bagian dari masyarakat Minang tentunya bangga produk makanan khasMinang merambah mancanegara, hanya saja yang disayangkan orang lain lebih cepatmenangkap peluang, sehingga orang lain yang menikmati keuntungan," demikianIrawadi Uska.
Rendang Asli Minang,Indonesia
Kamis, 01 Oktober 2009
Diposting oleh
Resa Muhammad Mabur Haryono
di
23.53
Langganan:
Posting Komentar (Atom)


0 komentar:
Posting Komentar